Breaking News
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Juli 2014

Gubernur Bali Segera Lantik Walikota Terpilih

Mantra dan IGN Jayanegara, akan segera dilantik oleh Gubernur Bali. Pasangan itu telah disahkan sebagai pemimpin Denpasar 2010-2015, lewat Keputusan Mendagri, karena telah sah memenangkan Pilkada Denpasar yang digelar 4 Mei lalu.

"Pasangan incumbent itu berhasil memperoleh 72,50 persen suara, mengalahkan kandidat lainnya," kata Kabag Humas Pemkot Denpasar, Erwin Suryadharma, Kamis (8/7).

Hal itu dikemukakan Erwin seusai ikut serta menghadap Gubernur Bali, Mangku Pastika. Pasangan Dharmawijaya-Jayanegara, menghadap Gubernur Bali guna melaporkan berakhirnya masa jabatan mereka sebagai walikota dan wakil walikota. Karena yang bersangkutan kembali ikut dalam pemilihan dan ternyata menang, maka Gubernur menyatakan akan segera melantik mereka.

Saat menghadap Gubernur Bali, Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar A.A Rai Iswara,Sekwan A.A Rai Suta, Asisten I Nick Nata Wijaya, Asisten II IGN.Edy Mulya, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Pemkot Denpasar.

Menurut Erwin, selain memohon kesediaan Gubernur untuk melantik Walikota Denpasar dan wakil terpilih sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan, Dharmawijaya ,juga menyampaikan keinginan Pemkot untuk membangun pusat pelayanan publik di bekas tanah puspem Badung di Lumintang.

Sesuai dengan yang dikemukakan Walikota jelas Erwin, Kantor Dinas Perijinan dan Catatan Sipil Denpasar yang terletak di jalan Surapati sudah tidak mampu lagi menampung masyarakat yang hendak mengurus keperluannya. "Selain itu, jalanannya juga sudah penuh sesak dan sangat krodit dengan lalu lintas kendaraan," katanya.

Sementara itu, menanggapi keinginan Pemkot Denpasar mengenai rencana pembangunan pusat pelayanan publik itu, Gubernur menyatakan sangat memahaminya. Namun kata Gubernur, masalahnya akan dikaji terlebih dahulu. "Saat ini tanah itu masih digunakan untuk taman kota, namum tetap akan dikaji terlebih dahulu," katanya. (REPUBLIKA.CO.ID)
Read more ...

Wali Kota Denpasar Kembali Mencalonkan Diri

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra berpasangan dengan Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Senin (8/2), mendaftarkan diri sebagai pasangan calon di pemilihan Wali Kota Denpasar 2010. Pasangan ini diusung oleh PDIP Denpasar yang pada pemilu legistatif meraih 36 persen suara.

Dengan iringan musik rebana, pasangan ini mendafatar di Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar didampingi ratusan pendukung, termasuk Wakil Gubernur Bali AA Ngurah Puspayoga.
Selain itu hadir pula sejumlah ketua partai, antara lain dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Nasionalis Indonesia Marhaen (PNIM) dan Partai Gerindra. “Tapi partai itu tidak berkoalisi dan hanya memberi dukungan informal,” kata Ketua KPU Denpasar Ray Misno.

Ray menjelaskan, pasangan itu selanjutnya diminta melengkapi persyaratan seperti Keterangan Pemeriksaan Kesehatan dan Pelaporan Harta Kekayaan Pejabat. Kelengkapan pasangan itu selanjutnya akan diumumkan pada pada 26 Februari. “Kalau masih kurang akan kita beri kesempatan melengkapi,” jelasnya.

Pengumuman pasangan calon tetap akan diumumkan pada tanggal 3 Maret 2010, sementara pemilihan akan dilangsungkan pada tanggal 4 Mei 2010 dengan jumlah pemilih 405.839.
Pasangan lain yang telah mendaftar adalah Wayan Subawa berpasangan dengan Ida Bagus Udiyana yang diusung oleh Partai Demokrat berkoalisi dengan Golkar dan 17 partai kecil lainnya. Masa kampanye berlangsung antara 17-30 April sedang penetapan pemenang pemilihan dilakukan antara tanggal 5-10 Mei.

KPU Denpasar juga tengah memproses pendaftaran calon independen di mana sudah terdapat satu pasangan calon, yakni pasangan AA Ngurah Agung dan Wayan Gunawan. Pada tahap verifikasi pertama, pasangan ini dinyatakan belum lolos karena syarat 23.000 Kartu Tanda Penduduk (KTP) belum terpenuhi. “Dari 23.000 yang diserahkan, hanya 2.000 saja yang lolos verifikasi,” ujar Ray.
Sementara itu, usai mendaftar, Rai Darmawijaya Mantra mengatakan yakin akan mendapat dukungan warga kota. “Kami akan melanjutkan program yang sudah baik selama ini,” ujarnya.

Beberapa program unggulan antara lain pengembangan ekonomi kreatif berbasis usaha kecil dan menengah, pengembangan Denpasar sebagai Kota Budaya, Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat dan penyehatan lingkungan. (TEMPO Interaktif)

ROFIQI HASAN
Read more ...

Sumpek di Golkar, Widiada Pindah ke Nasdem

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Widiada, memutuskan pindah ke Partai Nasdem. Ia mengaku sumpek dan tidak nyaman lagi, setelah 30 tahun mengabdi di partai Golkar.

"Saya sudah 30 tahun di Partai Golkar. Golkar kini menjadi partai yang besar. Tetapi karena sudah terlalu besar, maka saya merasa sudah sangat sumpek, sudah tidak nyaman lagi berada di sana. Untuk itu saya memutuskan bergabung dengan Partai Nasdem," kata Widiada, di Puri Peguyangan Denpasar, Rabu (6/3/2013).

Widiada mengaku sudah menyampaikan surat mundur secara resmi kepada Partai Golkar. Ia selanjutnya akan menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Denpasar.

Partai Nasdem sendiri pada Pemilihan Gubernur 15 Mei depan sudah menyatakan mendukung paket yang diusung PDIP, Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (Paket PAS). Terkait hal ini, Widiada mengaku siap memenangkan paket PAS.

Widiada menyatakan akan mengajak serta gerbongnya di Golkar untuk bergabung bersama partai Nasdem.

"Nanti akan saya coba komunikasikan. Untuk pemilih tradisional tak jadi masalah. Tapi untuk pemilih intelektual, itu yang perlu saya komunikasikan lagi,'katanya.

Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu, Anak Agung Ngurah Gede Widiada meraup dukungan 4.300 suara. Dengan perolehan suara ini ia terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar. (dev)

Beritabali.com
Read more ...

Jelang Pembukaan Kongres PDIP, Kota Denpasar Memerah

Susana Denpasar menjadi merah dengan maraknya spanduk dan bendera PDIP menjelang pembukaan Kongres III PDIP di Bali. Berbagai spanduk dan baliho selamat datang dan selamat berkongres dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri terpasang di ruas-ruas jalan utama.

Pantauan detikcom, jalan dari Bandara Ngurah Rai menuju lokasi kongres di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur dipadati dengan bendera bergambar banteng moncong putih. Selain itu ratusan spanduk dan baliho Mega dengan berbagai pesan juga semakin meramaikan suasana menjelang kongres.

Kebanyakan spanduk yang bertebaran ini bergambar Megawati. Ada juga beberapa spanduk bergambar Megawati bersama anaknya, Puan Maharani. Sementara spanduk anak Mega yang lelaki, Prananda Prabowo dan spanduk Ketua Deparpu PDIP Taufiq Kiemas tidak tampak.

Dalam kongres yang akan dibuka Selasa (6/4) mendatang, Mega akan menyampaikan pidato politiknya selama sekitar 1 jam. Selain itu kongres juga akan membahas 3 agenda yang dirumuskan dalam 3 komisi, selain pembacaan LPJ ketua umum lama dan pemilihan ketua umum baru.

Beberapa pimpinan lembaga tinggi negara seperti pimpinan MPR, DPR dan DPD rencananya akan ikut hadir dalam pembukaan acara pembukaan Kongres. Selain itu, sejumlah pimpinan parpol dan tokoh nasional seperti Jusuf Kalla (JK), Sri Sultan Hamengkubuwono X, Hamzah Haz dan tokoh lainnya, juga akan memeriahkan acara pembukaan agenda 5 tahunan tersebut.

Ikuti berbagai peristiwa terhangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(gds/yid) Detik News
Read more ...

PDIP Denpasar Peringati Kelahiran Bung Karno

Jajaran DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, menggelar acara peringatan hari lahirnya putra sang fajar; Bung Karno, di Puri Satria Denpasar Senin (6/6) kemarin. Peringatan kelahiran Bung Karno dihadiri seluruh pengurus anak cabang, anak ranting dan simpatisan PDIP se-kota Denpasar. Hadir pula tokoh serta sejumlah anggota DPRD Bali.

Ketua DPD PDIP Provinsi Bali Cok Ratmadi mengatakan, memperingati hari lahir seseorang bagi umat Hindu sangat penting agar taksu seseorang tersebut tidak hilang. Seharusnya seluruh rakyat Indonesia termasuk para kader PDI Perjuangan tidak lupa untuk selalu mengenang dan memperingati hari lahirnya seorang tokoh besar, seorang pendiri bangsa, putra proklamtor dan salah satu tokoh dunia, Ir. Soekarno. Meski sudah tidak ada lagi, tetapi sosok Bung Karno tetap ada dan akan selalu dikenang oleh rakyat Indonesia sepanjang jaman.

''Bung Karno memang sudah meninggal, namun jasa-jasanya kepada perjalanan sejarah bangsa Indonesia terlebih ajaran-ajaran Beliau masih menjadi sebuah pijakan dalam menjalani dan melakoni kehidupan sekarang ini,''jelasnya. Salah satu ajaran Bung Karno yang sampai kini harus tetap dipegang teguh dan dilaksanakan, yakni Pancasila.

Dihadapan ratusan kader PDI Perjuangan, Ketua DPRD Bali ini meminta kader partai bersikap militan utamanya dalam menjaga Pancasila ditengah cobaan segelintir kelompok untuk mengganti ideologi negara. Pancasila ditegaskan Cok Rat, tidak boleh dilupakan dan ditinggalkan. Demikian pula semangat dan nilai-nilai yang terkandung dari Pancasila wajib dijadikan landasan untuk bersikap, berperilaku sehari-hari.

Cok Rat juga meminta seluruh rakyat Indonesia, termasuk para kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, tidak terpengaruh oleh isu-isu yang mengarah kepada perpecahan diantara orang Indonesia. Dalam Pancasila sudah dijabarkan bahwa berbagai agama dan kepercayaan, ras, suku dan golongan, sejatinya hanya satu, yakni dalam bingkai Ketuhanan Yang Maha Esa. Perbedaan dalam pluraisme di Indonesia terbaur menjadi satu kesatuan dalam Kebhinekaaan tunggal ika.

Pancasila, kata dia, telah mengajarkan sebuah kekuatan untuk terus bersatu, berjuang dan berkarya demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Cok Ratmadi mengingatkan kadernya untuk tidak melupakan semangat Bung Karno dalam program kerja partai yang berlandaskan kerakyatan untuk membangun bersama daerahnya demi peningkatan kesejahteraan wong marhaen. Panglingsir Puri Satria ini menegaskan kembali, ajaran-ajaran Bung Karno sudah mendarah-daging dan mengalir dalam urat nadi para kader PDI Perjuangan. Untuk itu, Cok Rat mengingatkan para kader untuk terus berjuang bersama-sama membangun daerah demi kebangkitan kaum marhaen.

Peringatan kelahiran Bung Karno di Puri Satria, ditandai pemotongan tumpeng oleh Ketua DPD PDIP Bali Cok Ratmadi dan diserahkan kepada Ketua DPC PDIP Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede, untuk selanjutnya dibagikan kepada seluruh kader partai. (r)

sumber:balipost.co.id
Read more ...

Selasa, 08 Juli 2014

Percobaan Pemerkosaan, Diselesaikan Secara Kekeluargaan

SULUHBALI.CO, Negara — Kasus percobaan perkosaan terhadap SM (20) di Desa Tegalbadeng Barat, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (13/5), diselesaikan secara kekeluargaan, meskipun pelaku berhasil diamankan.

“Setelah pelaku kami tangkap, dari pihak korban ingin mencabut laporannya. Katanya mau diselesaikan saja di kantor desa,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jembrana, Ajun Komisaris Gusti Made Sudarma Putra, di Negara, Jumat (30/5).

Pelaku berinisial ND (32) asal Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, tertangkap pada hari Rabu (28/3) setelah beberapa waktu melakukan penyelidikan kasus yang cukup menghebohkan warga Dusun Teluk Limo, Desa Tegalbadeng Barat ini.

Adanya upaya untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan juga dibenarkan oleh Kepala Desa Tegalbadeng Barat, Kade Sudiana, yang mengatakan, pihak korban bisa memaafkan karena belum sampai terjadi perkosaan.

“Korban juga hanya ketakutan saja karena tingkah pelaku. Antara keluarga kedua belah pihak juga saling kenal,” katanya.

Kasus itu terjadi saat SM bersama suaminya pulang menonton pertunjukan musik dangdut di Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan, sekitar pukul 00.15 Wita.

Pasangan suami-istri muda itu menonton dengan meminjam sepeda motor milik orang tua SM di Dusun Teluk Limo, sedangkan mereka tinggal di Desa Cupel.

“Rumah kami di Desa Cupel tidak jauh dari rumah mertua saya, sehingga kami putuskan langsung mengembalikan sepeda motor malam itu juga,dan pulang jalan kaki,” kata MU, suami SM, menuturkan.

Saat menunggu suaminya mengembalikan sepeda motor di pinggir jalan, melintaslah seorang laki-laki yang langsung kembali saat melihat SM sendirian.

Laki-laki yang mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun R warna biru nomor polisi DK-3268-GW itu bertanya kepada SM yang berdisi sendirian di pinggir jalan.

Kepada laki-laki itu SM menjawab sedang menunggu suaminya dan berusaha menghindar namun langsung disergap oleh pelaku yang memegang tangan serta membekap mulut korban.

“Ia mengancam agar tidak berteriak. Tapi istri saya bisa berontak, dan menggigit tangan yang membekapnya, termasuk menendang kemaluan laki-laki tersebut,” kata MU.

Korban lantas berteriak minta tolong, bersamaan dengan MU yang keluar dari rumah mertuanya, yang segera berlari ke arah istrinya.

Melihat orang berdatangan, pelaku melarikan sepeda motornya ke arah pantai yang tidak jauh dari lokasi yang ternyata jalan buntu. Suami dan orang tua korban bersama warga yang mengejar ke arah pantai menemukan sepeda motor terperosok dalam lubang, sedangkan pelaku kabur. (SB-ant)
Read more ...

Polisi Periksa Penjual Perawan Gadis

SULUHBALI.CO, Negara — Polisi memeriksa pelaku tindak pidana perdagangan manusia atau “human trafficking” di Kabupaten Jembrana, Bali.

“Yang bersangkutan kami periksa beberapa hari lalu. Ia diduga terlibat perdagangan seorang remaja di bawah umur untuk melayani lelaki hidung belang,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jembrana, Ajun Komisaris Gusti Made Sudarma Putra, di Negara, Minggu (1/6/2014).

Menurut dia, wanita berinisial D diperiksa setelah muncul fakta-fakta dalam persidangan di Pengadilan Negeri Negara yang menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada PWN sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Dalam rangkaian peristiwa itu, peran D cukup penting karena bertindak selaku perantara, termasuk menawarkan anak di bawah umur tersebut kepada PWN.

“Beberapa kali D menawarkan anak dibawah umur tersebut kepada PWN sebelum peristiwa itu terjadi,” ujar Kasat Reskrim.

Ia juga mendengar majelis hakim yang menyidangkan kasus itu merekomendasikan penyidik Polres Jembrana untuk memeriksa D.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum menerima rekomendasi tertulis tersebut. Hanya saja pihaknya tetap melakukan proses hukum terhadap D.

Sebelumnya, dalam persidangan dengan terdakwa PWN pada tanggal 8 Mei 2014, majelis hakim meminta polisi untuk memeriksa D karena telah menjual keperawanan DA kepada PWN.

D meminta uang Rp 6 juta kepada PWN dengan imbalan keperawanan korban berinisial DA.

Karena tidak memiliki uang, PWN sempat menolak tawaran tersebut, namun didesak D dengan alasan DA butuh uang sehingga bisa dibayar berapapun yang ada. Dalam persidangan itu PWN juga menegaskan kesediaannya menjadi saksi terhadap D, termasuk membeberkan pesan pendek (SMS) yang berisi tawaran. (SB-ant)
Read more ...

Terminal Domestik Ngurah Rai Beroperasi Juli 2014

inimetro.com, KUTA – PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai menargetkan terminal keberangkatan domestik beroperasi pada Juli 2014.

“Kami harapkan bulan depan (Juli) konstruksi terminal domestik selesai dan pindah ke terminal keberangkatan domestik yang baru,” kata Co-General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita di Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (26/6).

Menurut dia, dengan rampungnya konstruksi di terminal keberangkatan yang baru, sebagian areal terminal internasional yang selama ini digunakan bisa secara penuh beroperasi untuk penerbangan internasional.

Dia menambahkan bahwa pada bulan Juni ini konstruksi terminal internasional telah selesai dilaksanakan tinggal penyempurnaan beberapa areal seperti tempat usaha serta areal lainnya.

Sebelum terminal kedatangan domestik telah lebih dulu selesai dan sudah beroperasi tinggal penyelesaian dua ‘conveyer’ atau pengambilan bagasi.

Dengan beroperasinya terminal tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan pergerakan penumpang di salah satu bandara tersibuk di Indonesia itu.

Apalagi pada periode Juni-Juli, merupakan periode sibuk terkait liburaan masa sekolah yang dipastikan diiringi jumlah penumpang domestik yang berlibur di Pulau Dewata.

Ardita menjelaskan bahwa total pertumbuhan pergerakan penumpang dan pesawat pada tahun 2012-2013 mencapai 13 persen dengan rata-rata jumlah penumpang pada tahun 2013 mencapai 15 juta penumpang per tahun. “Kami masih mengevaluasi jumlah penumpang untuk semester I tahun 2014,” demikian Ardita. (ata)
Read more ...

Singapura Jangan Ribut ke Dunia

Beritabali.com, Nusa Dua. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menyindir Negara Singapura soal asap kebakaran hutan di Riau. Menurut Wacik, sebagai bertetangga, sebaiknya persoalan yang timbul diselesaikan dengan baik.

"Kalau ada asap ke Singapura, jangan ribut ke dunia. Sepertinya Indonesia ini jelek betul. Bicara ke kita. Sebagai tetangga, susah senang kita bareng," ujar Wacik, di sela acara 31st ASEAN Senior Official Meeting on Energy (SOME) di Nusa Dua, Bali, Senin (24/6/2013).

Menurut menteri dari Kintamani ini, Indonesia selama ini banyak menyumbang gas bagi Singapura. Singapura juga banyak mendapat keuntungan dari belanja turis asal Indonesia.

"Jadi, kalau dapat gas senang. Indonesia banyak kasih gas. Kalaau turis Indonesia belanja senang. Tapi kalau asap, ribut ke dunia. Tidak boleh itu," tegas Wacik.

Tak hanya Singapura, Wacik juga menyentil Kamboja. Selama ini, imbuh Wacik, Kamboja mengimpor batu bara dari Indonesia. Batu bara Indonesia, menurut Wacik dibeli Kamboja dengan harga yang murah.

"Maka tidak boleh jahat-jahat sama Indonesia. Kurang dikit tidak apa. Jangan sampai ada masalah ke luar di media internasional. Enaknya bareng-bareng, susahnya jangan sendiri-sendiri," kata Wacik. (bbn/dev)
Read more ...

Masa Tenang, Satpol PP Tertibkan APK Capres-cawapres

GIANYAR, Pos Bali – Masa tenang jelang Pilpres besok, jajaran Satpol PP Kabupaten Gianyar menertibkan 9 baliho capres dan cawapres. Penertiban yang dipimpin Kasi. Operasional Trantib, I Wayan Suala Susila S.Sos menurunkan 9 baliho yang berlokasi di seputaran Pertigaan Bangli dan di jalur By Pass Buruan, Senin (7/7).

Penertiban baliho dilakukan, karena dinilai melanggar ketentuan masa tenang, bahwa semua spanduk maupun baliho tentang kampanye capres sudah harus dibersihkan. Selain itu, baliho itu juga melanggar ketentuan No. 12 Tahun 1992 tentang kebersihan dan ketertiban umum. Untuk selanjutnya baliho yang telah diturunkan kemudian di serahkan ke KPU sebagai barang titipan.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Operasional Trantib, I Wayan Suala Susila juga memimpin beberapa anggota Satpol PP, mengamankan seorang perempuan beralamat di Jalan Raden Wijaya, Kecamatan Gianyar. Perempuan dengan nama Ni Komang Diana Dewi (23 Th) mengamuk, dan berkeinginan mencelakai keluarganya.

Menurut keterangan keluarganya, Komang Diana Dewi sudah lama mengidap gangguan jiwa dan sudah sering keluar masuk Rumah Sakit Jiwa Bangli.

Komang Diana mengamuk dan berteriak tidak karuan, bahkan petugas Satpol PP pun dibuat kewalahan menghadapinya. Takut Komang Diana melukai dirinya sendiri maupun orang-orang sekitarnya, atas permintaan keluarga Komang dibawa ke RSJ Bangli. “Pengamanan ini atas permintaan keluarga ke kantor Satpol PP, karena mereka sudah kewalahan,” tegas Wayan Suala Susila. 011
Read more ...

Mangku Pastika Kaget, Angka Kemiskinan di Lebih 30 Persen

GIANYAR, Pos Bali - Setelah hampir satu jam masyarakat menunggu, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika akhirnya datang, engan mengenakan capil (topi petani) dan kacamata hitam. Sembari menyapa warga ia berjalan menuju Balai Banjar Kesian, Desa Pakraman Kesian, Desa Lebih, Gianyar, Senin (7/7).

Dalam Simakrama peninjauan program Bali Mandara tersebut, Mangku Pastika kaget saat mengetahui angka kemiskinan di Desa Lebih mencapai 30 persen. Ia tidak percaya bahwa Desa yang memiliki lokasi yang strategis diantara daerah pantai dan kota Gianyar memiliki angka kemiskinan yang tinggi. “Apa benar seperti ini, saya benar-benar kaget. Ini pertama kali saya kesini, kalau lewat sih sering beli sate di Lebih. Kalau di daerah pelosok wajar, tapi kalau disini wah aneh. What happen? 10 persen saja sudah tinggi, pasti ada sebabnya,” ujar pastika keheranan.

Sebelumnya, Pastika memperkirakan angka kemiskinan di Desa Lebih hanya 7 persen. Gubernur mengaku tak habis pikir. Saat ditanya bagaimana solusinya, ia akan mengkajinya terlebih dahulu. “Saya belum tahu formulanya ini. Mari kita cari kenapa bisa begini, dimana masalahnya padahal banyak lapangan perkerjaan. Untuk di Provinsi angkanya hanya mencapai 4,5 persen,” ungkapnya.

Gubernur kemudian memberikan tantangan kepada jajaran perangkat desa dan warga. Dalam kurun waktu empat tahun kedepan masa jabatannya akan berakhir, Mangku Pastika meminta agar saat ia selesai menjadi Gubernur, angka kemiskinan di Desa Lebih bisa diturunkan. Kendati menjawab bisa, namun suara warga terdengar kecil.

Kepala Desa Lebih, I Wayan Gede Pradnyana mengatakan dana yang didapatkan Desa Lebih dari pemerintah terkait program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu) dialokasikan untuk pembangunan toko serba ada (toserba). Dengan pembangunan toko tersebut, ia berharap bisa menjadi penopang perkembangan ekonomi dan mampu menurunkan angka kemiskinan di Desa Lebih. “Kita dapat Rp 1 miliar 20 juta, sebagian kami alokasikan untuk pembangunan toko serba ada dan sebagian lagi untuk hal lainnya. Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik dan bisa mempercepat pengentasan kemiskinan,” jelas Pradnyana.

Untuk diketahui, Desa Lebih terdiri dari dua Banjar dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1.563. Dari angka tersebut terdapat 399 KK miskin. Kebanyakan penduduk mencari penghidupan pada sektor pertanian, nelayan dan buruh bangunan.

Setelah menyelesaikan Simakranya di Banjar Kesian Desa Lebih, Gubernur kemudian melanjutkan kunjungannya ke Banjar Serongga Kelod Desa Serongga. 23 petani yang tergabung dalam kelompok tani Catur Mekar Nadi mendapatkan bantuan langsung dari kantong Pastika sejumlah Rp 5 juta.

Ketua kelompok tani, I Wayan Dipta terlihat kegirangan. Ia berencana akan menggunakan dana tersebut untuk memaksimalkan penggunaan biogas. “Ya untuk pengembangan biogas, untuk membeli atau membuat tabung penampung agar gasnya bisa dipindahkan untuk kepentingan lainnya,” ujar Dipta. 011/ADV
Read more ...

Senin, 07 Juli 2014

Putu Sudiartana dan Nengah Tamba Tanam Pohon dan Tebar Bibit Ikan

JEMBRANA, Pos Bali – Duet I Putu Sudiartana anggota DPR-RI terpilih dari Partai Demokrat dengan I Nengah Tamba, anggota DPRD Provinsi Bali di dukung ribuan masyarakat Jembrana dari berbagai kalangan serta puluhan Pecalang se-Kecamatan Melaya berkumpul di Bendungan Benel, Desa Manistutu, Melaya, untuk menyaksikan kegiatan penanaman pohon di sekitar areal Bendungan dan penebaran ratusan ribu bibit ikan.

Dari pantauan Pos Bali Sabtu lalu, anggota DPR-RI terpilih dari Partai Demokrat I Putu Sudiartana, berduet dengan I Nengah Tamba, anggota DPRD Provinsi Bali yang juga dari Partai Demokrat, berkolaborasi dengn Partai Gerindra Jembrana.

Mereka yang dimotori oleh I Putu Sudiartana dan Nengah Tamba tersebut, dimulai sejak pukul 07.30 wita bersama para remaja menggelar aksi simpati dengan turun ke jalan membagikan dupa kepada pengguna jalan yang melintas di seputaran kota Negara.

Aksi ini kemudian berlanjut ke Kecamatan Melaya, tepatnya di depan pasar Melaya dan mendapat sambutan masyarakat dan pengguna jalan di daerah itu.

Kegiatan kemudian berlanjut siang harinya di Bendungan Benel, Banjar Benel, Desa Manistutu, dihadiri oleh salah seorang Staf Ahli Kepresidenan RI Heru Lelono yang datang secara pribadi hadir di sana. Setelah kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan di Bendungan Benel dan lomba burung merpati yang merupakan tradisi masyarakat pedesaan di Jembrana dan dimeriahkan hiburan dari penyanyi lokal serta pementasan Jegog.

Setelah penebaran bibit ikan dan penanaman pohon, I Putu Sudiartana mengatakan, “ Kita sangat perduli dengan lingkungan. Kita lakukan penanaman puluhan pohon kelama dan langsung menebar ratusan ribu bibit ikan,” katanya

Seusai, kegiatan di Bendungan Benel Putu Sudiartana dan Tamba langsung bergerak menuju Rutan Negara, guna menemui mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa yang berada di balik jeruji besi rutan Negara. Kedatangannya ini saat jam besuk ini, disambut oleh Winasa dan rekan-rekannya sesama napi. “Kami mengunjungi Winasa untuk silahturahmi. Biar bagaimanapun juga beliau sudah banyak jasannya untuk masyarakat dan kemajuan Jembnrana sehinga kita patut menghormatinya,” katanya 024/adv
Read more ...
Designed By Published.. Blogger Templates